Dapat Digunakan Berulang Kali, Berikut 4 Langkah Tepat Mencuci Masker Kain

Share:
Di tengah pandemi, masker yang terbuat dari kain sudah seperti kebutuhan harian yang wajib dipenuhi. Lebih mudah dicari, pasalnya saat ini sudah banyak pedagang Jual Masker kain seiring kesadaran dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan masker. Sifatnya yang dapat digunakan berkali kali, ternyata juga perlu diimbangi dengan cara mencuci yang tepat untuk mendapatkan perlindungan maksimal. Agar tidak salah langkah, berikut tipsnya.

Langkah Tepat untuk Mencuci Masker yang Terbuat dari Kain
1. Menggunakan Deterjen atau Disinfektan
Layaknya ketika mencuci pakaian lainnya, masker yang terbuat dari kain juga harus dicuci menggunakan cairan pembersih khusus kain. Selain memberikan efek wangi, ternyata kandungan di dalam sabun ampuh mengangkat noda serta bakteri yang bersarang di sela sela seratnya. Cukup dibersihkan menggunakan sabun cuci sekitar 30 menit, masker siap dikeringkan dan digunakan kembali.

Dibandingkan menggunakan mesin cuci, masyarakat lebih senang mencuci manual karena bentuknya yang kecil dan tidak memakan tenaga banyak. Meski terlihat meyakinkan dan efektif karena Anda sendiri yang membersihkannya, ternyata mencuci masker secara manual harus ditambahkan dengan disinfektan guna memusnahkan virus dan bakteri nakal. Jika ragu akan menggunakan sabun jenis apa, silahkan tanyakan pada pedagang jual masker kain terdekat.

2. Mencuci dengan Air Hangat
Meski tidak kasat mata, bagian terluar dari masker yang telah digunakan menjadi tempat dimana aneka kotoran bersarang. Dengan kata lain, selaku pengguna harus mencucinya setiap hari terutama jika sudah dikenakan. Anjuran ini semakin diperkuat dengan adanya pernyataan langsung dari Spesialis penyakit menular asal Universitas Columbia bernama Daniel Griffin, menyatakan masker dari kain wajib dicuci karena ditakutkan virus menempel di luar masker.

Untuk membasmi virus dan bakteri jahatnya, dianjurkan menggunakan air hangat baik itu mencuci manual maupun dengan mesin sekalipun. Sebab mikroorganisme tidak betah berada di dalam suhu hangat atau sekitar 60 derajat celsius, sehingga mancuci masker yang telah digunakan maupun masker baru dibeli dari abang jual masker kain perlu dilakukan.

3. Keringkan Langsung di Bawah Sinar Mentari
Hampir sama seperti mencuci kain pada umumnya, setelah digosok bersamaan dengan campuran air sabun maka kain harus dikeringkan terlebih dahulu. Dalam kasus mencuci masker, akan lebih baik jika mengeringkannya langsung di terik sinar matahari. Bukan hanya diangin anginkan semata, sebab penjemuran di bawah sinar matahari membuat kain lebih cepat kering sekaligus membunuh mikroorganisme yang masih hidup.

Manusia acap kali menghindari teriknya sinar matahari, yang justru menjadi ciri ciri waktu terbaik untuk menjemur masker kesayangan. Sengatan sinarnya yang begitu menyilaukan, mampu menuntaskan bakteri dan virus dengan sempurna. Dengan begitu maker siap diangkat dan disimpan di lemari baju hingga menunggu giliran untuk dikenakan kembali saat dibutuhkan .

4. Simpan di Tempat yang Kering
Masker yang telah kering memang bisa digunakan kembali, namun sebisa mungkin simpan terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Jika memungkinkan, letakkan di tempat yang bersih dan kering, sebab daerah yang lembab adalah tempat favorit para bakteri. Karena masker pertama harus disimpan, secara tidak langsung memberitahukan agar memiliki masker lebih dari satu. Apabila belum memilikinya, segera beli di pedagang jual masker kain terdekat.

Pemilihan bahan masker memang penting dilakukan, namun juga perlu diimbangi dengan perawatan tepat saat mencuci agar masker bersih dari virus yang mungkin tidak sengaja tertempel di bagian luarnya. Walaupun terkesan sepele, nyatanya masih banyak yang abai akan kebersihan masker, padahal masker kain juga perlu dicuci dan diganti setiap 4 jam sekali. Ketika masker bersih, maka tubuh terhindar dairi virus yang siap menyerang tubuh.